Senin, 30 Maret 2015

TAMAN NASIONAL BALURAN

SAFARI AFRIKA ALA INDONESIA

 Sebenarnya rencana kami untuk mengunjungi ke Taman Nasional Baluran kami putuskan mendadak, sehari sebelum berangkat atau tepatnya hari sabtu...hehehehe. Taman nasional ini terletak di wilayah Kab. Situbondo dan berbatasan dengan Kab. Banyuwangi. Kalau pergi ke Pulau Bali lewat jalur utara jawa, pasti melewatinya. Mungkin yg perlu diperhatikan jika kita menggunakan kendaraan pribadi adalah jalur hutan baluran, setelah melewati kota situbondo. Sepanjang 20 km kita akan melewati jalan raya di tengah hutan tanpa ada pemukiman, SPBU maupun pertokoan. So, perlu perbekalan dan persiapan yg cukup.


Kami sempat tersasar saat mencari gerbang masuk Taman Nasional Baluran. Gak jauh sih, paling kebablas 5 KM tapi cukup membuat jengkel karena sampai memasuki wilayah Kab. Banyuwangi. Patokan paling mudah adalah setelah melewati hutan baluran sepanjang 20 km, dan kita menemukan peradaban kembali berupa perumahan, nah disitulah gerbang TNB. Tepatnya kiri jalan dari arah Kab. Situbondo.


Tiket masuk berapa ya....? Sorry gak ngamati. Kemarin kami berempat (2 dewasa + 2 anak) plus mobil Daihatsu Xenia kena tarif Rp 40.000,-. Sekedar info, di tempat pembelian tiket hanya ada kantin karyawan dan itupun pas tutup....hahahaha apes. Jadi lebih baik bawa bekal sebelum masuk area TNB. Perjalanan dari pos tiket ke padang Savana Bekol kurang lebih 15 KM dengan jalan berupa aspal kasar dan makadam. Jarak itu kami tempuh sekitar 1 jam :)

Savana Bekol adalah tempat berupa padang rumput habitat banteng, rusa dan hewan2 lain. Disini terdapat kantor, pesanggrahan, toilet, perumahan karyawan dan menara pengawas yg ada di ketinggian. Saya gak tahu, apa pesanggrahannya bisa disewa untuk bermalam, cuma sekilas kok sepertinya tidak terlihat ada petugas dan pelayanan yg optimal ya...padahal hari minggu. Kami kebetulan datang siang hari, hingga para banteng banyak yg berteduh dibawah pepohonan. Informasinya sih, kalau ingin mengamati banteng dan rusa sebaiknya menjelang subuh........

Dari Savana Bekol kita bisa meneruskan ke Pantai Bama sekitar 2 KM  perjalanan. Nah, selama menuju pantai bama pemandangan sudah berbeda. Hampir mirip kondisi di afrika, kok tahu? Iyalah seperti di tayangan Nat Geo...xixixixi. Iklim mikro berbeda banget, panas dan vegetasi didominasi perdu dan pohon2 yg tidak terlalu tinggi serta hutan palm yg eksotis. Sepanjang perjalanan kita akan banyak berpapasan dengan kelompok monyet yg mempunyai wilayah masing2. Bisa memberi makan sih, tapi usahakan dari dalam mobil saja. Soalnya kuatir dikeroyok......hahaha


Pantai Bama lumayan bagus, hanya sampah pengunjung tetap jadi masalah klasik, selain kawanan monyet yg banyak dan mendekat setiap ada pengunjung yg mengeluarkan makanan. Ada mangrove trail yg menarik juga. Kita akan diajak menyusuri hutan mangrove dan akan berakhir di lautan yg jernih, tenang dan banyak ikan. Sayang gak boleh mancing....

Info dari teman, di sini juga terdapat spot2 diving yg cantik dan tidak kalah dengan Pulau Menjangan- Bali. Untuk yg hobi diving bisa menghubungi petugas setempat untuk persewaan alat dan guide/buddy.

Secara umum, Taman Nasional Baluran cukup menarik untuk didatangi dan dijadikan wahana wisata pendidikan buat anak2. Namun akan lebih baik jika fasilitas umum seperti toilet, penginapan dan akses jalan lebih diperbaiki. O ya...mestinya informasi berupa leaflead, brosur informasi dan peta bisa diperbanyak dan disebar untuk pengunjung  untuk mempermudah.


So....kalau ingin merasakan safari afrika ala indonesia, datang saja ke Taman Nasional Baluran - Situbondo - Jawa Timur. 
Hubungi saya, jika anda butuh informasi dan bantuan.